Pembelian (Restock Supplier)
Beli aset kopi berdus-dus dan saksikan sistem memecahnya secara cerdas menjadi ukuran gram/mililiter ke gudang bahan Anda.
Fitur Unggulan
Sebelum vs Sesudah
| Gudang kosong tiba-tiba ditipu tebakan stok di otak owner | Catatan log lengkap: "Dikurangi 2 karton oleh Dapur kemarin sore" |
| Kelupaan mana invoice supplier yang udah dibayar vs yang utang | Terarsip status LUNAS / BELUM (merah) dengan 1x klik tap lunas. |
Stop kehabisan barang.
Fitur Utama Pembelian (Purchasing)
Atur keruwetan belanja ke supplier, dari pecah karungan sampai urusan kasbon/hutang:
1. Auto-Pecah Kemasan Grosir (Auto-Scaling)
Anda berbelanja Susu UHT dalam hitungan "Dus", tapi Barista memakainya dalam hitungan "Mililiter". Tidak perlu pusing menghitung konversinya secara manual. Cukup input "Beli 1 Dus", sistem otomatis mengisi stok gudang Anda dengan ribuan mililiter susu siap pakai.
2. Manajemen Hutang Supplier (A/P)
Barang sudah datang tapi Anda berencana membayarnya bulan depan? Masukkan nota belanjanya ke sistem tanpa mengisi uang tunai. Barang otomatis masuk gudang dan siap dijual hari ini juga, sedangkan nota tersebut akan dilabeli "Hutang/Belum Lunas" sebagai pengingat Anda bulan depan.
3. Panel Pelunasan Terpisah
Ketika jatuh tempo dan Anda mentransfer pelunasan hutang supplier tersebut, cukup klik Bayar Lunas pada riwayat notanya. Saldo bank perusahaan Anda baru akan terpotong pada detik itu dengan rapi, tanpa mendobel jumlah stok barang yang sudah masuk sejak minggu lalu.
4. HPP (Harga Modal) Otomatis Menyesuaikan
Harga cabai minggu ini sedang naik tajam? Begitu Anda menginput nota belanja cabai dengan harga baru yang lebih mahal, Go Suite otomatis merayap ke seluruh resep makanan Anda yang memakai cabai. Harga modal (HPP) Nasi Goreng Spesial Anda akan langsung terkoreksi malam itu juga agar Anda selalu tahu margin keuntungan riil Anda.
Menyelamatkan Bisnis dari Kebocoran Belanja
Fitur Pembelian melerai pertengkaran tagihan supplier dan menyelamatkan margin saat bahan pokok meroket:
Permasalahan: Staf gudang berbelanja 5 Jeriken Susu Formula seharga total Rp 1 Juta. Staf bingung luar biasa membagi Rp 1 Juta tersebut untuk mengetahui berapa harga modal 1 mililiter susu yang dituangkan Barista ke setiap gelas kopi.
Solusi: Staf cukup mengeklik: *Beli 5 Jeriken*. Karena di awal pengaturan Go Suite sudah tahu 1 jeriken = 5000ml, sistem otomatis memproses total 25.000ml susu ke tangki penyimpanan digital. Hebatnya lagi, Go Suite langsung membagikan harga modalnya: "Modal susu adalah Rp 40 perak per mililiter". Jadi ketika Barista menuangkan 100ml susu, sistem langsung tahu modal berkurang Rp 4.000 dengan presisi sempurna.
Permasalahan: Supplier langganan menurunkan 100 karung beras dan hanya menitipkan kertas nota bon kuning ke atas laci admin. Tiga bulan kemudian supplier menagih uang puluhan juta. Admin panik karena nota kuning itu sudah hilang tersapu angin, dan mereka tidak ada bukti apakah beras itu benar 100 karung atau jangan-jangan sudah pernah dicicil sebagian.
Solusi: Semenjak mobil supplier pergi, admin wajib memasukkan orderan tersebut ke sistem Pembelian Go Suite dan menandainya sebagai "Hutang". Faktur hutang abadi pun tercipta. Kapanpun bos besar mengecek HP-nya dari luar kota, bos bisa melihat jelas sisa hutang supplier X belum dibayar pelunasannya, mencegah manipulasi tagihan bodong dan kehilangan rekam jejak cicilan.
Permasalahan: Musim Lebaran membuat harga cabai dan daging sapi di pasar melonjak 2x lipat. Manajer restoran asyik bersantai melihat restoran ramai, tanpa sadar bahwa modal belanja hari itu sangat mahal. Untung margin yang tadinya besar untuk sepiring Nasi Sapi Rica ternyata sudah bocor termakan mahalnya bahan baku yang baru dibeli pagi tadi.
Solusi: Robot HPP Otomatis milik Go Suite menjadi mesin pelindung Anda. Ketika staf admin selesai menginput nota belanja daging dengan harga tak wajar tersebut, algoritma Go Suite langsung bereaksi ke seluruh menu restoran. Harga Modal (HPP) Nasi Sapi yang biasanya Rp 20.000 seketika dikoreksi sistem menjadi Rp 28.000 di laporan. Manajer yang melihat ini menyadari margin profit menipis, dan bisa segera mengambil keputusan menaikkan harga jual di buku menu besok paginya sebelum kebobolan rugi sebulan penuh.